Wagub Malut Kecewa Tidak Dilibatkan Dalam Reshuffle Kabinet

@porostimur.com | Sofifi: Pasangan gubernur dan wakil gubernur provinsi Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba dan M. AL Yasin Ali (AGK-YA) yang terpilih pada pemilihan kepala daerah 2018 serta dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo pada 10 Mei 2019 lalu, sepertinya mulai menunjukkan gejala keretakan.

Pasalnya, kebijakan dan program pemerintahan terkesan dijalankan sendiri oleh gubernur tanpa melibatkan dan berkoordinasi dengan wakil gubernur M. AL Yasin Ali . 

Salah satu contoh konkrit terkait kebijakan gubernur yang tidak pernah dibicarakan dengan wakil gubernur adalah rolling jabatan, menonjobkan pejabat serta mengangkat pejabat pelaksana tugas (Plt) dilingkup pemprov Malut tiga hari lalu. 

Wakil gubernur Malut, M. AL Yasin Ali mengaku tidak pernah tahu karena tidak pernah dilibatkan atau diberitahu soal kebijakan tersebut.

”Mungkin saya di Brunei jadi tidak ada koordinasi, tidak ada ditempatlah,” kata wagub kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/8/2019).

Al Yasin Ali mengaku, agenda pelantikan tersebut baru diketahui setelah diinformasikan oleh teman-temannya lewat pesan WatshApp.

”Saya tahu, kan setelah ada teman-teman WA (pesan WatshApp), katanya ada pelantikan. Mungkin saya ada di Brunei jadi tidak ada koordinasi,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurut mantan Bupati Halmahera Tengah itu, walaupun pergantian pejabat dan kebijakan lainnya menjadi hak preoregatif gubernur, setidaknya ada koordinasi sehingga antara wagub dan gubernur dapat memberikan saran dan pendapat.

”Inikan hak preoregatif gubernur, paling-paling kita saling memberikan saran. Itu sepenuhnya hak preoregatif gubernur, kalau saya gubernur yah saya bisa, karena ini semua hak gubernur jadi mau bikin bagaimana-bagaimana, kita tidak tahu,” ujarnya

Wagub juga berharap, agar para kepala dinas, badan, dan biro yang baru dilantik agar dapat meningkatkan kinerjanya dan aktif berkantor sehingga dapat memberikan contoh yang baik kepada stafnya.

”Pada saat diberikan kepercayaan untuk menjabat salah satu kepala dinas itu artinya, minimal ada perubahan-perubahan. Jadi harapan saya, mereka (pejabat eselon II,III, IV) betul-betul dan pertama-pertama itu terkait dengan disiplin pegawai ini, itu yang penting,” pintanya.

Terpisah, Kepala Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik (PKKP) Setda Malut, Mulyadi Tutupoho yang juga juru bicara pemprov Malut, kepada media ini melalui telepon seluler, menegaskan bahwa tidak ada masalah, apakah perlu keterlibatan wagub M. AL Yasin Ali atau tidak dalam keputusan gubernur.

Menurutnya, untuk mengangkat atau menonaktifkan pejabat itu menjadi kewenangan penuh gubernur.

”Tidak ada masalah, kalau pelantikan itu kewenangan dan hak preoregatifnya gubernur. Soal mengganti, kewenangan itu kan hak preoregatifnya gubernur, apakah dia (gubernur) mau ganti, nonjobkan atau pindahkan itu kewenangan gubernur,” tegas Mulyadi.

Mantan Komisioner KPU Maluku Utara ini menambahkan, bahwa usulan nama-nama pejabat yang mau diangkat maupun dinonjobkan, baik eselon II, III dan IV yang dilantik pada, Selasa (30/7/2019) itu sudah sejak lama diusulkan ke Kemendagri oleh gubernur.

Dan, terkait waktu pengusulan dia sama sekali tidak tahu, menurutnya itu sangat teknis dan hanya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang lebih mengetahuinya.

”Usulan nama-nama itu ke Kemendagri sudah lama proses ijinnya dan pelantikan itu hanya berdasar pada nama-nama yang disetujui  oleh kemendagri. Kalau itu, apalagi soal waktu apakah sebelum atau sesudah itu dari BKD, kalau saya tidak bisa karna yang lebih tekhnis yang tahu itu BKD,” tukas Mulyadi.

Dia juga mengakui komunikasi antara gubernur dan wagub tidak ada masalah. Bahkan hubungan kedua petinggi itu berjalan lancar.

”Seingat saya, komunikasinya Pak Gubernur dan Wakil gubernur lancar,” akunya.

Disentil terkait titipan wagub untuk menempati posisi pejabat eselon II, III dan IV, Mulyadi berdalih bahwa dirinya tidak tahu menahu soal itu.

”Kalau itu saya tidak tahu, soal orang-orang (titipan wagub),” cetusnya. (red/ais).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: