Taufik berharap, PemerintahKabupaten Kepulauan Sula dapat memberi ruang kepada generasi muda dalam mengakses pendidikan yang lebih tinggi. Terutama terus bergerak untuk mengembangkan potensi yang ada di Kepulauan Sula.
“Apa yang ada sekarang, perlu inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Anggaran kita punya, regulasi kita punya, semua kita punya. Kita terus berkerja keras untuk mendorong akselerasi terhadap potensi yang kita miliki,” ujar Taufik.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kepulauan Sula Ir. H. M. Saleh Marasabessy, M.Si mewakili pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah turut terlibat dalam pembuatan film Jejak Sang Timur, terutama kepada Kemendes PDTT dan IKA Universitas Brawijaya.
Wakil bupati menilai bahwa, film Jejak Sang Timur sarat akan literasi untuk mengembangkan potensi di Kepulauan Sula, terutama sumber daya manusia. Hal ini terpotret dalam alur filmnya yang menegaskan peran penting generasi muda dalam membangun daerah.
Wakil bupati berharap, penguatan literasi budaya berbasis kearifan lokal di daerah tertinggal melalui film tersebut, dapat menjadi kombinasi antara menampilkan keunggulan budaya, keindahan alam, dan perjuangan hidup masyarakat daerah tertinggal. (red)









