Orang kedua di Kementerian Agama RI ini berharap, IAIN Ternate sebagai perguruan tinggi Islam bisa menjadi katalisator sekaligus dinamisator yang mampu mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya untuk memiliki pemahaman agama yang adil dan berimbang dalam konteks keindonesiaan.
“Eksistensi perguruan tinggi Agama Islam akan menjadi sangat penting untuk mengembangkan pemahaman Agama yang adil dan seimbang ditengah-tengah masyarakat,” harapnya.
Untuk diketahui bahwa Tahun 2020 ini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate mewisudakan para mahasiswanya sebanyak 430 orang yang terbagi dalam dua gelombang, untuk gelombang pertama yang diwisudakan pada hari ini terdiri 69 mahasiswa program Pasca Sarjana dan 169 orang mahasiswa S1 pada Fakultas Ilmu Syariah dan Ekonomi Islam dan sisanya akan diwisudakan pada gelombang kedua besok(13/12/2020) yang terdiri dari Program strata Satu(S1) pada Fakultas Ilmu Keguruan sebanyak 172 mahasiswa dan Fakultas Usuluddin, adab dan Da`wah sebanyak 20 orang. (alfian/inmas)




