Warga Ambon Sulap Limbah Tulang Ikan Tuna Jadi Karya Seni

oleh -206 views
Perajin asal Negeri Laha, Kota Ambon , Jamaludin memanfaatkan limbah tulang ikan tuna untuk menghasilkan karya seni jam dinding. Foto: Antara

Porostimur.com, Ambon – Tulang ikan selama dianggap sebagai limbah makanan oleh sebagian orang. Namun di tangan Jamaluddin, perajin asal Negeri Laha, Kota Ambon, limbah tulang ikan tuna disulapnya menjadi karya seni yang bermanfaat.

Ide memanfaatkan limbah tulang ikan tuna menjadi karya seni tersebut bermula saat dia melihat tulang ikan berserakan di bibir Pantai Negeri Laha.

“Sehingga dipikirkan bagaimana cara memanfaatkan limbah tulang ikan sebagai karya yang bisa bermanfaat dan punya nilai ekonomis,” kata Jamaluddin di Ambon, dikutip Jumat (20/9/2024).

Tulang-tulang ikan tuna yang dikumpulkan Jamaluddin tersebut kemudian dibersihkan dan dirangkai dengan alas kayu. Sampai kemudian membantuk rangkaian tali jam.

Dari tulang ikan tuna dibuat jam dinding menggunakan sebanyak 300 tulang ikan, termasuk bagian tulang rusuk untuk jarum jam dan ekor tulang ikan sebagai pengait jam.

Baca Juga  BNI KCP Bacan Tegaskan Kasus Dugaan Hilangnya Dana Rp400 Juta Diserahkan ke Polisi

“Butuh waktu lima tahun untuk mengerjakan karya jam dinding ini, sebenarnya tidak begitu sulit hanya saja saya mengerjakan berdasarkan suasana hati,” katanya.

Ia menjelaskan tulang ikan yang dikumpulkan dapat dirangkai menjadi berbagai kerajinan yang bernilai tinggi dengan modal kesabaran dan ketekunan.

“Bukan hanya jam dinding tapi dapat diolah menjadi kerajinan lainnya, untuk jam dinding tulang ikan ini menjadi karya perdana saya, ” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.