Warga Maba Sangaji Dibungkam, Komika Gianluigi Christoikov Angkat Suara

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – Di tengah gempita perbincangan publik soal kerusakan lingkungan, kisah pilu justru datang dari ujung timur Indonesia. Warga Maba Sangaji, Halmahera Timur, Maluku Utara, kini berada di garis depan perjuangan menyelamatkan tanah dan hutan adat mereka dari ancaman tambang.

Isu ini mencuat setelah beredar video yang menunjukkan kerusakan parah di kawasan hutan Maba Sangaji.

Perusahaan tambang PT Position menjadi sorotan utama setelah diduga kuat melakukan aktivitas pertambangan tanpa persetujuan adat, yang berakibat pada kerusakan lingkungan serius, pencemaran sumber air, dan hilangnya tanah subur masyarakat.

Aktivitas Tambang Diduga Langgar Hukum Adat dan Lingkungan

Sejak mulai beroperasi tahun 2024, PT Position telah menimbulkan keresahan luas di kalangan masyarakat adat. Tim pemantau lingkungan dari koalisi masyarakat sipil pada Februari 2025 menemukan adanya bukaan lahan liar seluas puluhan hektar yang dilakukan tanpa pelibatan warga pemilik hak ulayat. Kawasan tersebut merupakan tanah adat yang selama ini menjadi sumber pangan, air, dan kehidupan warga.

Dari hasil investigasi, kegiatan tambang nikel ini menyebabkan penggundulan hutan, sedimentasi sungai, hingga pencemaran air yang dulu digunakan warga untuk mandi, mencuci, dan memasak. Bahkan, tanah pertanian yang selama ini ditanami sagu dan kelapa kini berubah menjadi gersang dan tandus.

No More Posts Available.

No more pages to load.