Warga Maluku Utara Tolak Perusahaan Israel yang Akan Kelola Panas Bumi di Halmahera

oleh -35 Dilihat

Dampaknya, laju deforestasi meningkat di sekitar kawasan industri, sementara ekosistem pesisir menghadapi tekanan akibat aktivitas industri. Masyarakat lokal juga harus beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.

Kehadiran proyek panas bumi dinilai akan menambah jejak industri jangka panjang di kawasan yang sudah mengalami tekanan kumulatif terhadap lingkungan. Para penolak menilai, jika tidak dikelola secara hati-hati dan transparan, proyek ini berpotensi memperparah kerusakan ekosistem dan mengancam keberlanjutan ruang hidup masyarakat.

Mereka juga menyoroti potensi inkonsistensi antara sikap politik luar negeri Indonesia yang pro-Palestina dengan kerja sama ekonomi bersama perusahaan yang memiliki akar bisnis di Israel.

“Ketika pesan kebijakan luar negeri dan perilaku ekonomi berbeda, kredibilitas menurun dan posisi moral menjadi lebih sulit dipertahankan,” demikian salah satu poin yang disorot dalam pernyataan para pengkritik proyek tersebut. (red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.