7. Penipuan melalui media sosial
Penipuan ini dilakukan melalui akun media sosial palsu yang menawarkan produk atau layanan yang sebenarnya tidak ada. Pelaku sering menggunakan nama merek atau perusahaan terkenal untuk meningkatkan kredibilitas. Sebelum melakukan transaksi, selalu periksa keaslian akun media sosial tersebut.
8. Penipuan melalui aplikasi palsu
Pelaku menyebarkan aplikasi palsu yang menawarkan layanan menarik, seperti diskon besar atau solusi keuangan cepat. Aplikasi ini biasanya meminta akses ke data pribadi dan dapat mencuri informasi sensitif. Untuk menghindarinya, pastikan Anda hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi, seperti Google Play Store atau Apple App Store.
Dengan meningkatnya modus penipuan menjelang Nataru, masyarakat perlu lebih berhati-hati, terutama saat bertransaksi secara online. Selalu lakukan verifikasi terhadap informasi atau penawaran yang Anda terima. Jangan ragu mencari informasi tambahan sebelum mengambil keputusan keuangan untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News




