10 Besar Lomba Cipta Puisi HUT Provinsi Maluku Ke-78

oleh -1 Dilihat

II
Hari terus berlalu
sekarang kita dibuat luka
sayangku, jangan takut
aku sangat mencintaimu
dari lubuk terdalam laut
kubawa pesan kepada tepi
bahasa buih sendu kalbu:
kepada tete-nene moyang
mungkinkah sebagian anak manusia
hanyalah tubuh tanpa jiwa
hilang sesat di tumpukan kemasan bekas
hanyut di selokan
terbawa derasnya hujan
hingga ke kaki sungai
terputar arus masuk dan keluar
apakah cintaku tidak berharga?
kotor mata yang biru
hidupnya tercemar
sakit hatiku

Oh, sayang
kau jangan sirna harap
aku masih setia
tak putus-putus kubawa pesan kepada tepi:
termenung atau bahagia?
tidak lama kembali
tiada rindu atau amarah
trah nyong dan nona manis sehat sentosa
namun ironis terjangkit penyakit kota
romantisme semu di badan-badan talut city of music
ngemil sambil memadu asmara-asmara palsu
sehabis itu buang teh kotak, teh gelas; cheetos
sayangku bukan tempat sampah!
sakit kian terasa
rusak sanubari

Baca Juga  Bupati Maluku Tenggara: Adat dan Persaudaraan Jadi Perekat Masyarakat Kei

III
Tenang sayang
jangan menangis sendu
cintaku padamu besar kesadaran
sebab tak ada akhir untuk kita
entah kini dan yang akan datang
senantiasa menjadi satu
selayaknya cinta sang pencipta
untuk seluruh ciptaannya

Teluk Ambon, 02 Maret 2022

=======

Batang Sagu

Karya: Emawati Hanubun

sejak pohon sagu masih belum tempang
ia adalah metamorfosis leluhur para tetua
bayi-bayi tumang ditimang beragam mulut
nona-nona badansa dekat bara dan tungku

No More Posts Available.

No more pages to load.