10 Cara Memilih Pasangan dalam Islam agar Pernikahan Berkah dan Harmonis

oleh -426 views
Ilustrasi menikah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Galang Muhamad

Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah yang meskipun kualitasnya dhaif (lemah), namun dapat dijadikan i’tibar selama bukan perkara akidah maupun hukum (halal/haram),

Rasulullah SAW bersabda,

لَا تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلَا تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ وَلَأَمَةٌ خَرَمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينِ أَفْضَلُ

Artinya: “Janganlah kalian menikahi perempuan karena kecantikannya, bisa jadi kecantikannya itu merusak mereka. Janganlah menikahi mereka karena harta-harta mereka, bisa jadi harta-harta mereka itu membuat mereka sesat. Akan tetapi nikahilah mereka berdasarkan agamanya. Seorang budak perempuan berkulit hitam yang telinganya sobek tetapi memiliki agama adalah lebih utama.” (HR. Ibnu Majah)

3. Subur dan Mencintai Keturunan

Islam menganjurkan memilih pasangan yang berpotensi memiliki keturunan, karena pernikahan juga bertujuan melanjutkan generasi yang saleh.

Baca Juga  Nikel, Hutan, dan Kesombongan Manusia: Antroposentrisme di Balik Luka Maluku Utara

Rasulullah SAW bersabda,

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur! Karena aku berbangga dengan banyaknya umatku.” (HR. An Nasa’i dan Abu Dawud)

4. Mampu memberi nafkah

Seorang laki-laki hendaknya memiliki kemampuan ekonomi dan tanggung jawab dalam menafkahi keluarga. Tidak harus kaya, tetapi mandiri dan siap memenuhi kebutuhan rumah tangga.

No More Posts Available.

No more pages to load.