Rasulullah SAW bersabda,
“Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
5. Tidak Terlalu Dekat dalam Hubungan Kekerabatan
Memilih pasangan yang bukan kerabat dekat dianjurkan untuk menjaga kesehatan keturunan serta memperluas hubungan sosial.
Rasulullah SAW bersabda,
“Janganlah menikah dengan kerabat dekat karena bisa menyebabkan anak yang dilahirkan cacat.” Yakni kurus serta lemah jasmani dan otaknya. Rasulullah bersabda kembali, “Carilah yang jauh, jangan kerabat dekat.”
6. Kafa’ah (Sekufu)
Kafa’ah berarti kesetaraan atau kecocokan, baik dalam agama, akhlak, maupun kondisi sosial. Kesepadanan ini penting agar hubungan rumah tangga lebih harmonis dan seimbang.
7. Menyenangkan Dipandang dan Menjaga Kesucian
Penampilan yang baik dapat menumbuhkan rasa cinta dalam pernikahan, namun tetap harus disertai akhlak dan kesucian diri.
Rasulullah SAW bersabda,
“Nikahilah para gadis, sebab dia lebih lembut mulutnya, lebih lengkap rahimnya, dan tidak berpikir untuk menyeleweng, serta rela dengan apa yang ada di tanganmu.” (HR. Ibnu Majah)
Rasulullah SAW pun pernah berkata kepada Mughirah ketika dia akan mengkhitbah seorang wanita,
“Lihatlah wajahnya (perempuan tersebut) karena akan lebih menguatkan hubungan di antara kamu berdua.” (HR. Bukhari dan Muslim)









