Substansi dan hakikat perjuangan seorang pejuang, adalah nilai suci, mission sacree, yang diperjuangkannya, dan mission itu melampaui sang zaman, bahkan melampaui dirinya sendiri.
Itulah Baabulah, sebuah sosok awal peletak kemenangan perjuangan Nusantara, melawan penjajahan atas manusia lainnya, karena tak rela kehadiran bangsa asing di nusantara, yang merendahkan martabat anak negerinya.
Dari manakah keberanian itu muncul (?) Adalah maqom pemahamannya tentang Dalil Tifa dan Dalil Moro, sebagai penggerak keyakinan kolektif atas mission sacree yang diyakini secara haqqul yakin. Bahkan disitulah makna kemanusiaan sejati sang pejuang terletak.
Mereka bisa saja terluka di ujung bajonet musuh, bahkan tak terbilang yang tewas diujung desingan peluru musuh. Namun hakikat kejuangan mereka, telah menjadikan bangsa ini tetap ada, tegak dalam harga diri yang bermartabat.
Makanya terhadap mereka yang syahid, di medan juang, diperlakukan khusus, sebagai pertanda kehormatan dan kemuliaan. Bahwa mereka, para pejuang adalah sosok sejatinya seorang manusia. Karena tanpa mereka, kita ini, hanyalah sosok2 budak tanpa harga diri, karena berada dibawah kaki kaum penjajah, dan hidup dalam kehinaan, karena kehilangan martabat.











