Kopi Dabe dan Taburan Rempah

oleh -18 Dilihat

Sementara kopi dabe masih saja dianggap tak “kren” bagi setiap orang yang belum pernah mencoba. Saya misalnya, telah menemukan rasa khas dari kopi dabe ketika berkunjung di kampung Kalaodi. Karena kata “dabe” (kopi yang dimasak) dan diberi kopi formula yang dipilih, lalu ditaburkan denga bahan rempah. Namun hingga kini, saya belum menemukan siapa, kapan, dan pelaku dalam memulai menghidupkan kopi dabe, maupun tahun berapa dia memperkenalkan kopi dabe ke khalayak umum.

Aramo kopi dabe masih kita temukan pada acara adat kampung atau di hari seperti biasa yakni, Kalaodi, Gurabunga, dan Topo serta kelurahan yang lain. Bahkan, saya pun merasakan sewaktu berada di Kadato Kesultanan Tidore.

Baca Juga  Viral di Prancis hingga Italia, Slogan “Bismillah, C’est les Ténèbres” Jadi Simbol Protes Pelajar

Di Kalaodi misalnya, hanya sebagian rumah tahu meracik kopi dabe. Tak seperti yang dibuat oleh senior saya, Astrid Hasan bersama suaminya, Sudarwin. Pasangan suami istri ini, tidak bosan-bosan untuk menyiapkan kopi dabe kepada siapa saja atau tamu yang berkunjung ke Kalaodi.

Untuk cara pembuatan kope dabe yaitu, kopi jenis formula dimasak hingga mendidih, lalu dicampurkan dengan rempah seperti, pala, cengkeh, kayu manis daun panda, dan gula pasir. Biarkan hingga 5-15 menit sehingga semua rempah menyatuh dengan kopi dan membuatnya terasa kopi dabe.

No More Posts Available.

No more pages to load.