Apresiasi serupa diberikan kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN yang telah mendidik dan mempersiapkan generasi baru di bidang agraria, pertanahan dan tata ruang.
Wisuda kali ini memiliki makna tersendiri karena menjadi wisuda perdana sejak STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN.
Transformasi tersebut diharapkan tidak sekadar mengubah bentuk kelembagaan, tetapi juga memperkuat pendidikan vokasi dan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjawab persoalan agraria, pertanahan dan tata ruang yang semakin kompleks.
“Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” tegas Nusron.
Nusron hadir dalam prosesi tersebut didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.
Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah kepada para lulusan oleh Menteri Nusron dan Wamen Ossy. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria.











