Tiga Lulusan Terbaik, IPK Tertinggi 3,94
Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad, mengatakan wisuda perdana tersebut menjadi momentum istimewa, baik bagi para lulusan maupun seluruh civitas academica.
Ia menyebut kelulusan para taruna dan taruni merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan dan perjuangan selama menjalani pendidikan.
“Kelulusan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan. Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” tutur Sri Yanti.
Dari 568 lulusan tersebut, tiga taruna dan taruni meraih predikat lulusan terbaik.
Mereka adalah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi NTT dengan IPK 3,94.
Kemudian Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91.
Sementara posisi ketiga diraih Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90.
Para lulusan kini memasuki dunia baru. Bekal akademik dan kompetensi yang diperoleh selama berada di kampus akan diuji ketika berhadapan langsung dengan persoalan pertanahan di tengah masyarakat.










