3 Bibit Siklon Tropis Muncul Bersamaan, Picu Hujan dan Angin Lebat di Maluku, Nusa Tenggara dan Papua

oleh -5 Dilihat
Foto: Tangkapan layar zoom BMKG, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menggelar jumpa pers virtual tentang cuaca ekstrem, Kamis (14/3/2024).

Dan, Bibit Siklon Tropis 93P memiliki kecepatan angin maksimum 20 – 25 knots (37 – 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.

“Siklon Tropis artinya badai tropis,” ujarnya.

“Meskipun rendah, dampaknya kita rasakan secara tidak langsung. Apalagi yang kategorinya badai tropis sedang-tinggi dalam 24 jam ke depan,” terang Dwikorita. 

Lalu apa pemicu munculnya bibit siklon tropis secara bersamaan?

Bibit Siklon Tropis 91S terpantau di Samudra Hindia bagian tenggara. (Instagram @infobmkg)Foto: Bibit Siklon Tropis 91S terpantau di Samudra Hindia bagian tenggara. (Instagram @infobmkg)
Bibit Siklon Tropis 91S terpantau di Samudra Hindia bagian tenggara. (Instagram @infobmkg)

Baca Juga  Tuduh Iran yang Memulai Perang, Trump Sebut Gencatan Senjata Hanya Buang-buang Waktu

Menurut kajian pakar klimatologi, ujarnya, adanya korelasi antara kejadian siklon atau bibit siklon yang 10 tahun terakhir ini, kejadiannya semakin sering. Dan kadang-kadang bersamaan.

“Tidak hanya 1 selesai baru disusul berikutnya gantian, nggak. Jadi ini fakta lebih sering terjadi bersamaan. Dan bahkan pada zona yang seharusnya tidak mengalami bibit siklon,” ujarnya.

“Misalnya, Lintang 0-10 derajat Utara ataupun Lintang selatan, seharusnya akibat gaya Corioli akibat rotasi bumi, bibit siklon itu tidak bisa, akan bertahan atau tumbuh di situ. Kemarin Seroja justru tumbuhnya di lokasi seharusnya tidak terjadi,” sebut Dwikorita.

No More Posts Available.

No more pages to load.