Melalui skema tersebut, tersedia 65 kuota beasiswa bagi staf pemerintah daerah untuk mengikuti program pengembangan kapasitas, termasuk short course.
Program NZMATES Phase 2 didukung konsorsium institusi Selandia Baru bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia.
Kehadiran Program Management Office (PMO) NZMATES di Kota Ambon menjadi peluang tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat lokal untuk mendapatkan manfaat lebih langsung dari kerja sama tersebut.
Pembahasan antara Pemkot Ambon dan pihak Selandia Baru juga menyentuh persoalan air bersih.
Kondisi geografis Ambon sebagai kota kepulauan membuat penyediaan air bersih menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pengembangan solusi berkelanjutan dinilai perlu memperhitungkan kondisi lingkungan dan karakter wilayah.
Tidak kalah penting, pembangunan juga harus berjalan seiring dengan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Harmonisasi sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan, terutama bagi Ambon yang memiliki masyarakat dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam.
Dengan demikian, kerja sama Ambon dan Selandia Baru memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar energi terbarukan.
Ada persoalan sampah, air bersih, peningkatan kapasitas aparatur, penguasaan teknologi, hingga penguatan tata kelola lingkungan.









