5 Alasan Barcelona Sulit Mengalahkan Bayern Munchen Dinihari Nanti

oleh -20 views
Link Banner

Porostimur.com – Barcelona: Dua klub elite Eropa, Barcelona dan Bayern Munchen akan saling bertarung pada matchday pertama Liga Champions, Rabu (15/9) dini hari WIT.

Kedua tim difavoritkan untuk lolos dari fase Grup E yang dihuni dua klub lainnya, yaitu Benfica serta Dynamo Kyiv.

Barcelona tentu masih ingat kekalahan menyakitkan 2-8 dari Munchen pada perempat final Liga Champions 2019/20. Mereka bertekad menghapus catatan buruk itu. 

Namun, Barca di musim ini bakal berbeda dari sebelumnya. Pasukan Ronald Koeman tak lagi diperkuat Lionel Messi yang sudah membelot ke Paris Saint-Germain.

Mereka juga baru melepas Antoine Griezmann ke Atletico Madrid. Melihat fakta tersebut, kami telah menghimpun lima alasan mengapa Barca bakal sulit menaklukkan Munchen di laga nanti. Simak di bawah ini.

Baca Juga  Target Kursi Gubernur, Golkar Akan Pinang JR di Pilkada Maluku 2024

5. Munchen Tampak Lebih Siap dari Barcelona

Munchen telah memainkan enam pertandingan resmi di musim ini, lebih banyak dari Barcelona yang baru bertarung di tiga laga di La Liga.

Pertandingan Barca melawan Sevilla pada akhir pekan lalu ditunda. Jadi Blaugrana akan menjalani laga pembuka Liga Champions tanpa pertandingan kompetitif dalam dua minggu karena jeda internasional.

4. Perbedaan Pengalaman yang Mencolok

Ada jurang pemisah yang cukup mencolok soal pengalaman dari pemain masing-masing klub. Barcelona akan mengandalkan bintang muda seperti Pedri, dan Frenkie De Jong melawan pemain kondang Leon Goretzka, Joshua Kimmich, dan Robert Lewandowski. 

Munchen punya peluang mengalahkan tuan rumah yang diisi banyak pemain minim pengalaman.

3. Ronald Koeman Belum Menemukan Starting Eleven Terbaiknya

Baca Juga  Ungkap Fakta Sebenarnya, Aktivis ICW Sesalkan Kinerja KPK Dalam Menangkap Gubernur Sulsel

Selama menangani Barcelona, Koeman bisa dibilang tak memiliki pakem dalam starting eleven yang dia mainkan. Pelatih asal Belanda itu terus-menerus mengubah skuadnya karena dia mencari pemain yang sempurna untuk sistem pilihannya.

Tahun lalu, Koeman menerapkan tiga bek di paruh kedua musim. Namun tahun ini, mantan juru taktik Everton tersebut memainkan pola 4-3-3 dalam tiga pertandingan pembuka El Barca.

2. Barcelona Kehilangan Sejumlah Pemain Kunci

Ousmane Dembele, Ansu Fati, Sergio Aguero, dan Martin Braithwaite harus ditinggal karena keempatnya masih mengalami cedera.

Di atas kertas, Munchen menjadi lebih unggul dari Barcelona karena mereka membawa semua pemain terbaiknya.

1. Barcelona Tak Punya Superstar

Di masa lalu, setiap kali Barcelona membutuhkan gol, mereka bisa mengandalkan Lionel Messi untuk mengeluarkan mereka dari masalah. Namun, hal itu tidak akan terjadi di musim ini.

Baca Juga  Partai Golkar Kepulauan Sula Apresiasi Kinerja TNI/Polri dan Penyelenggara Pilkada 2020

Barcelona kehilangan Messi dan Antoine Griezmann selama jendela transfer musim panas 2021/22. Kedua superstar tersebut memiliki kemampuan untuk mempengaruhi permainan.

Memphis Depay telah menunjukkan bahwa dia bisa menjadi mesin gol yang dibutuhkan Barcelona. Namun, dia belum menghadapi lawan selevel Bayern Munchen.

(red/jpnn)

No More Posts Available.

No more pages to load.