Massoud mengklaim telah merapatkan barisan pasukannya di Lembah Panjshir untuk melawan Taliban.
Pria kelahiran 1989 itu bahkan mengklaim bahwa sebagian personel Afghanistan yang masih bertahan di negara itu, termasuk beberapa unit elit pasukan khusus, telah bergabung dengan pasukannya.
Ia juga menuturkan telah meminta bantuan negara Barat untuk melawan Taliban.
Lembah Panjshir, terletak 150 kilometer dari utara Ibu Kota Kabul, merupakan pusat perang gerilya Afghanistan yang tak pernah terjamah oleh pasukan asing, bahkan Amerika Serikat sekali pun.
Kawasan itu telah dijadikan markas pasukan anti-Taliban pimpinan Massoud.
Tak hanya dari pasukan loyalis Massoud, Taliban juga menghadapi berbagai ancaman dari beberapa milisi lokal di Baghlan.
Al Qaeda dan ISIS-K juga turut mengancam rezim Taliban di Afghanistan saat ini, terutama setelah beberapa rentetan serangan teror di Ibu Kota Kabul dalam beberapa hari terakhir.
(red/cnn-indonesia)




