81 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Ahiolo Masih Menangis Menanti Jalan Layak

oleh -14 Dilihat
Ketika Merah Putih berkibar di berbagai penjuru negeri untuk merayakan 81 tahun Indonesia merdeka, warga Desa Ahiolo, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), masih menanti satu hal yang bagi mereka jauh lebih berarti dari sekadar seremoni: jalan yang layak.

Porostimur.com, Piru – Ketika Merah Putih berkibar di berbagai penjuru negeri untuk merayakan 81 tahun Indonesia merdeka, warga Desa Ahiolo, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), masih menanti satu hal yang bagi mereka jauh lebih berarti dari sekadar seremoni: jalan yang layak.

Di tengah gegap gempita peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat Ahiolo masih bergulat dengan persoalan akses jalan yang telah lama menjadi kebutuhan mendasar. Jalan bagi mereka bukan sekadar sarana penghubung antarkampung, tetapi urat nadi yang menentukan apakah pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan pemerintah dapat dijangkau dengan mudah.

Kondisi tersebut disampaikan warga Desa Ahiolo, Marce Lately, kepada Porostimur.com, Senin (17/8/2026).

Baca Juga  Hasil RDP Dishub Maluku dan Dharma Indah, Pelayanan Dasar Penumpang Kapal Diduga Masih Terabaikan

“Katong pung harapan sederhana saja. Katong ingin ada jalan yang baik, supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih mudah,” ujar Marce.

Menurutnya, sulitnya akses jalan membuat hampir seluruh aktivitas masyarakat ikut terdampak. Anak-anak harus menghadapi perjalanan yang tidak mudah untuk bersekolah. Warga yang membutuhkan layanan kesehatan harus berhadapan dengan jarak dan kondisi jalan. Sementara petani dan pekebun kesulitan membawa hasil produksi keluar kampung untuk dipasarkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.