Bahaya Sifat Tamak pada Dunia Menurut Al-Qur’an dan Hadis

oleh -532 views

Islam menegaskan bahwa terlalu tamak terhadap dunia dan memprioritaskan dunia adalah hal yang harus diwaspadai dan dihindari. Al-Qur’an juga menyebutkan dunia adalah fitnah bagi manusia. Karena itu jangan tertipu pada gemerlapnya yang semua.

Fiirman Allah dalam Al-Qur-an :

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا. وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir (18). Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik (19).” (QS. al-Israa : 18-19).

Dalam kitab ‘Majaalihus Shaalihiin’ karya Syaikh Aish Al Qarni, disebutkan dalam sebuah hadis bahwa dunia itu terlaknat, semua yang ada di dalamnya adalah terlaknat. Kecuali yang selalu zikir dan berzikir kepada Allah Ta’ala, yang selalu mendekat kepada Allah Ta’ala, dan orang yang senantiasa mencari ilmu.

No More Posts Available.

No more pages to load.