Sejumlah Pendeta di Ukraina Disidang karena Dianggap Dukung Rusia

oleh -93 views

Porostimur.com, Kyiv – Sejumlah pendeta Kristen orthodox dari Kyiv Pechersk Lavra dibawa ke meja hijau atas tuduhan mengglorifikasi Rusia. Hal ini diumumkan oleh Badan Keamanan Ukraina (SBU) pada Kamis, 1 Desember 2022 atau beberapa hari setelah penggeledahan pada biara yang dibangun pada abad ke-11, yang dianggap mengintimidasi orang-orang beriman.

SBU mengatakan pihaknya menerima sebuah petunjuk kalau ada pendeta dan beberapa pembantunya memuji-muji Rusia selama ibadah. SBU lalu menemukan fakta adanya aktivitas ilegal setelah dilakukan penyelidikan oleh tim ahli.    

Jaksa penuntut di Ibu Kota Kyiv akan mendakwa beberapa pendeta dengan tuduhan melakukan pembenaran, pengakuan atau menyangkal agresi militer Rusia ke Ukraina atau glorifikasi para pengikutnya (ajaran tersebut).   

Baca Juga  Benahi Pelayanan Publik, Gubernur Maluku Gandeng Ombudsman

“Mereka yang menunggu kebangkitan Rusia selama perang habis-habisan ini yang dilakukan terhadap Ukraina, harus bisa memahami ini merugikan kepentingan dan keamanan Ukraina dan warganya. Kami tidak membolehkan hal ini,” kata Kepala SBU Vasily Malyuk   

Kyiv Pechersk Lavra dianggap sebagai Kristen ortodok paling berpengaruh di Ukraina. Kelompok agama ini tercatat di Ukrainian Orthodox Church (UOC), yang mendeklarasikan lepas dari Patriarkat Moskow pada awal 2022. Namun Orthodox Church of Ukraine (OCU) juga mengklaim Kyiv Pechersk Lavra bagian dari organisasi itu.