Porostimur.com, Tual – Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada perempuan-perempuan Kei yang telah berjuang dalam menyikapi konflik di Kota Tual, pada Kamis (2/2/2023).
Kapolda mengaku, perjuangan para ibu dalam mewujudkan damai di Tanah Kei ini patut diacungi jempol dan harus dijadikan sebagai rolemodel perdamaian di Indonesia, khususnya di Maluku.
“Saya mendapat informasi kalau kemarin ibu-ibu dengan spontan melakukan pawai perdamaian. Ini harusnya menjadi role modelnya Indonesia, mencontohi ibu-ibu sekalian ketika ada konflik ibu-ibu juga mempunyai peran penting seperti ini,” kata Kapolda Maluku saat bertemu dengan para perempuan Kei yang melakukan aksi damai di depan Pendopo Walikota Tual, Jumat (3/2/2023).
Aksi yang dilakukan para perempuan Kei tersebut, kata Kapolda, mestinya dapat didengar oleh para lelaki yang sukanya sedikit-sedikit berkelahi. Aksi spontan yang dilakukan ibu-ibu dengan berbaur antar etnis, lintas agama diharapkan juga bisa menjadi motivasi kepada kita semua.
“Apa yang disampaikan ibu-ibu hari ini yang saya dengar langsung ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Saya sangat menghargai. Di dalam agama saya Islam kata-kata ibu itu disebutkan tiga kali, begitu pentingnya ibu-ibu. Ketika Nabi ditanya siapa yang pertama yang paling penting di dalam hidup dan nabi menjawab Ummi atau Ibu, yang kedua ibu dan yang ketiga ibu. Artinya saya kira semua agama juga memberikan penghormatan yang luar biasa kepada ibu,” ungkapnya.









