Orang Tua Keluhkan Pungutan di SMAN 1 Ambon

oleh -4 Dilihat

Porostimur.com, Ambon – Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan tagihan yang dibebaskan kepada para siswa di SMAN 1 Ambon dan dirasa memberatkan.

Pasalnya, tagihan yang dilakukan menyasar kelas 10, 11 dan 12 dengan jumlah siswa berkisar 30-an ke atas serta jumlah yang ditagih pun variatif dengan dalih pekan olahraga dan seni yang akan digelar pada tanggal 1-6 Agustus 2023.

Kepada jurnalis porostimur.com, salah satu orang tua murid yang enggan namanya dipublish menyatakan, orang tua dibebani dengan uang OSIS sebesar Rp75 ribu, gantungan kunci Rp25 ribu Donat untuk bazzar Rp50 ribu. Sedangkan uang kelas untuk porseni berkisar Rp300 ribu, ada juga di kelas lain sampai Rp450 ribu.

Baca Juga  Tutup Dodaga Cup I, KONI Haltim Kucurkan Rp35 Juta untuk Pembinaan Sepak Bola

“Jika dibebankan seperti ini otomatis kami merasa berat, apalagi anak saya lebih dari satu yang mengenyam pendidikan di SMAN 1, penghasilan kami tidak seberapa,” ujarnya, Jumat (28/7/2023).

“Bolehlah melakukan kegiatan, pasti sebagai orang tua kami support, namun dengan nominal yang masuk akal. Tidak semua dari kalangan mampu, apalagi persetujuan hanya dikonfirmasi via whatsapp grup,” tandasnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Jusni Putuhena, ketika dihubungi pada Selasa (25/7/2023), mengatakan, untuk uang OSIS sebesar Rp75 ribu itu dibebankan tiap semester, itupun hasil rapat kerja pengurus Osis di tahun 2022 kemarin.

No More Posts Available.

No more pages to load.