Porostimur.com, Sanana – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula terus meningkatkan upaya percepatan penurunan stunting di kabupaten tersebut. Salah satu upayanya adalah melalui rembuk stunting tingkat desa dan decamatan yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan PKK, Kecamatan Mangoli Timur, pada Minggu (7/7/2024).
Rembuk stunting tingkat desa, dimulai dari Desa Keramat Titdoi, Desa Kou, Desa Waitamela, Desa Naflo dan Desa Waitina. Kemudian, ditutup dengan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Mangoli Timur di Desa Waitina.
Kegiatan Rembuk stunting ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula, Hi M. Saleh Marasabessy, yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Sejumlah Kepala Dinas (Kadis), Camat Mangoli Timur, Faradila Faudu, serta para Kepala Desa se Kecamatan Mangoli Timur.
Wakil Bupati Kepulauan Sula Hi M. Saleh Marasabessy menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
“Upaya prefentif merupakan hal yang penting dalam mencegah stunting,” ujar wakil bupati.
Saleh Marasabessy mengapresiasi penyelenggaraan rembuk stunting tingkat desa dan kecamatan ini. Dia berharap agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Pemerintah desa juga dapat mengusulkan kebutuhan untuk pencegahan dan penanganan stunting,” imbuhnya.









