Porostimur.com, Saumlaki – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum salah satu korban meninggal dunia akibat konflik antar Desa Sangliat Krawain dan Arui Bab, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Sabtu, 29 November 2025. Minggu (30/11/25), jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Forkopimda Tanimbar Tunjukkan Sinergi dan Empati
Kunjungan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Chatarina Ratuanak, S.Ked., M.K.M., Kapolres AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., dan Komandan Kodim 1507/Saumlaki Letkol Kav Kiswanto Yudha Kurniawan, bertempat di Desa Arui Bab. Kehadiran tiga pimpinan institusi sekaligus ini menegaskan komitmen Forkopimda dalam merespons insiden kekerasan yang menelan satu korban jiwa dan melukai beberapa lainnya.
Wakil bupati menyampaikan duka yang mendalam dan penguatan kepada keluarga korban. Sementara Kapolres Kepulauan Tanimbar menambahkan, ini adalah bentuk silaturahmi dan empati kami kepada keluarga korban. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Polres Imbau Masyarakat Tahan Diri dan Percayakan Proses Hukum
Kapolres juga mengimbau seluruh pihak, termasuk keluarga korban, untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu-isu provokatif. Ia menegaskan bahwa proses hukum akan dijalankan secara profesional dan transparan.









