Kompolnas: Penindakan Tegas Oknum Brimob Maut di Tual Jadi Efek Jera

oleh -504 views
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penindakan tegas terhadap anggota Polri yang terlibat dugaan kekerasan menjadi kunci mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Porostimur.com, Jakarta — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penindakan tegas terhadap anggota Polri yang terlibat dugaan kekerasan menjadi kunci mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Pernyataan itu disampaikan anggota Kompolnas Mochammad Choirul Anam, menanggapi kasus oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS yang diduga menganiaya seorang anak di bawah umur hingga meninggal dunia di Maluku.

“Dengan tindakan tegas terhadap siapa pun, dengan proses yang transparan dan akuntabel, itu menjadi efek jera yang serius,” ujar Anam di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Pengawasan Melekat dan Tanggung Jawab Atasan

Menurut Anam, selain penindakan hukum yang tegas, penguatan pengawasan melekat di tubuh Polri juga menjadi faktor krusial dalam pencegahan.

Ia menjelaskan, pengawasan melekat berarti atasan turut dimintai pertanggungjawaban apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan bawahan.

Baca Juga  MK Temukan “Penghidupan Kembali” Pasal-pasal Inkonsitusional dalam KUHP Baru

“Pengawasan melekat itu sederhananya adalah kalau anak buah salah, yang bisa dimintai pertanggungjawaban juga termasuk komandannya, atasannya, sehingga fungsi pengawasan yang sifatnya melekat tersebut berjalan efektif dan baik,” tegasnya.

Dengan mekanisme tersebut, kontrol internal diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar membentuk kultur disiplin dan profesionalisme di lapangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.