Nabi Khidir AS adalah salah satu nabi yang keberadaannya misterius. Dia kerap menyamar menjadi orang biasa bahkan miskin dan tak memperlihatkan keistimewaan apa pun dalam dirinya.
Rasulullah SAW pernah menceritakan salah satu kisah Nabi Khidir AS saat dijual pengemis di pasar Bani Israil. Kisah ini dinukil Ibnu Katsir dalam Qashashul Anbiya terjemahan Umar Mujtahid.
Suatu ketika, Nabi Khidir AS berjalan di pasar Bani Israil dan bertemu seorang budak mukatib–budak yang memerdekakan dirinya dengan membayar tebusan kepada tuannya sesuai kesepakatan dengan cara diangsur. Budak yang miskin itu minta sedekah kepada Nabi Khidir AS tetapi sang nabi tidak punya harta untuk disedekahkan.
“Sungguh aku beriman kepada Allah, apa pun yang Allah kehendaki, pasti terjadi. Aku tidak punya apa pun untuk kuberikan padamu,” kata Nabi Khidir AS.
Si miskin itu kemudian mengulangi permintaannya tapi dengan menyebut Allah. “Dengan perantara wajah Allah, aku memintamu, bersedekahlah padaku, karena aku melihat langit di wajahmu, dan aku mengharapkan berkah darimu,” ujarnya.
Mendengar wajah Allah disebut, Nabi Khidir AS yang tak punya apa pun itu kemudian menawarkan dirinya untuk dijual. “Sungguh, aku beriman kepada Allah. Aku tidak punya apa pun untuk kuberikan padamu. Tapi ambil saja aku, lalu juallah aku,” kata sang nabi.








