Tuduhan Berlapis “Ala Fir’aun”

oleh -98 views

Oleh: Syofyan Hadi

Fir’aun benar-benar tidak lagi merasa nyaman sejak kembalinya Musa ke Mesir dengan membawa pengaruh yang sangat besar bagi pengikutnya. Sebab, kemunculan Musa telah membuat pamor dan popularitas Fir’aun benar2 dalam ancaman.

Demi menjaga keutuhan singgasananya, maka Fir’aun dengan segenap kekuatan yg dimilikinya melancarkan serangkaian tuduhan dan fitnah keji untuk membunuh karakter dan mematikan pengaruh Musa di kalangan pengkikutnya. Secara sporadic dengan dukungan penuh media yang dia punya, Fir’aun melancarkan sekian tuduhan untuk melumpuhkan Musa. Di antaranya;

Pertama, Fir’aun menuduh Musa sebagai tukang sihir yang pintar dalam menipu public. Demikian seperti firman-Nya qāla li al-mala’ haulahu inna hādzā lasāhirun ‘alim (قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُ إِنَّ هَذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ) ““Fir’aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada di sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai”. (Rujuklah QS. AL-SYU’ARA’ [26]: 34).

Kedua, Fir’uan menuduh Musa sebagi pihak penebar terror dengan tujuan melenyapkan eksistensi kelompok tertentu di negeri itu. Demikian seperti firman-Nya yuridu an yukhrijakum min ardhikum (يُرِيدُ أَنْ يُخْرِجَكُمْ مِنْ أَرْضِكُمْ) “ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri”. (Rujuklah QS. AL-SYU’ARA’ [26]: 35).