Menilik Tradisi Pra Nikah di Dusun Tanah Goyang, Seram Bagian Barat

oleh -219 views

Porostimur.com | Piru: Salah satu tradisi yang tidak pernah hilang menjelang pernikahan adalah membawa hantaran atau seserahan.

Biasanya, hantaran dibawa oleh pihak laki-laki untuk diberikan kepada calon pengantin wanita.

Seserahan dalam lamaran atau pernikahan adalah suatu simbol kesanggupan pengantin laki-laki untuk mencukupi kehidupan perempuan yang akan dipinangnya.

Barang-barang (hantaran) yang dibawa ke rumah calon pengantin wanita juga berbeda-beda mengikuti adat atau tradisi di dalam suatu daerah. Seperti prosesi penghantaran pengantin Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Pada, Sabtu (12/6/2021), Porostimur.com berkesempatan untuk melihat secara langsung prosesi seserahan atau hantaran di Desa Lokki.

Calon pengantin pria yang bernama Samin Sangaji diarak dari rumahnya beserta hantarannya yang berupa, kayu bakar, tikar, bantal, guling, kasur dan koper yang berisikan semua perlengkapan calon pengantin wanita yang bernama Filda Wabula, mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut.

Baca Juga  “Naik Kelas” Pemkot Ambon Raih Opini WTP dari BPK RI

Kepala Dusun Tanah Goyang, Munir Boufakar yang juga keluarga dari pihak wanita mengatakan, hal tersebut adalah tradisi yang sudah sering dilakukan bagi mereka yang akan menikah di Desa Lokki. Semua keluarga ikut serta mengarak calon pengantin laki-laki ke rumah calon pengantin wanita.