Abbas di PBB: Kebijakan Israel Kini Ancam Kehidupan dan Eksistensi Rakyat Palestina

oleh -8 Dilihat
Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan komunitas internasional bahwa situasi yang dihadapi rakyat Palestina telah memasuki tahap yang menurutnya jauh lebih serius. Ia menyebut kebijakan Israel tidak lagi sebatas mengancam terwujudnya solusi dua negara, tetapi telah mengancam kehidupan dan eksistensi rakyat Palestina di tanah mereka sendiri.

Abbas Bicara Pemilu Palestina

Dalam pidatonya, Abbas mengatakan rakyat Palestina sedang menuju pemilihan legislatif pada 28 November. Tahapan tersebut, menurut dia, akan dilanjutkan dengan proses pembaruan institusi Dewan Nasional Palestina dan kemudian pemilihan presiden.

Komitmen terhadap penyelenggaraan pemilu tersebut sebelumnya juga disampaikan Abbas dalam surat kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada Juni 2025.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada Rabu juga mendorong agar pemilu Palestina tetap dilaksanakan. Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah persoalan logistik, termasuk distribusi materi pemilu ke Jalur Gaza dan akses bagi pemantau internasional ke Tepi Barat.

Di sisi lain, kondisi ekonomi dan keamanan di wilayah Palestina masih menjadi perhatian internasional.

Reuters melaporkan Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) memperingatkan kondisi ekonomi Gaza berada pada tingkat terburuk yang pernah tercatat. Sementara di Tepi Barat, kekerasan yang melibatkan kelompok pemukim Israel juga menjadi sorotan.

Baca Juga  Semarak HANTARU 2026, Kantor Pertanahan Malteng Apresiasi 10 Pemohon Pertama

Abbas kembali menyerukan agar masyarakat internasional mengambil langkah untuk mempertahankan prospek solusi dua negara.

No More Posts Available.

No more pages to load.