Perundingan Rusia-Ukraina telah dilakukan sejak 28 Februari.
Beberapa pertemuan diselenggarakan di Belarus, kemudian kedua pihak melanjutkan negosiasi dalam format konferensi video.
Putaran pembicaraan offline berikutnya berlangsung di Istanbul pada 29 Maret.
Namun pada 12 April, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada wartawan bahwa Ukraina telah menyimpang dari perjanjian sebelumnya dan mendorong proses itu ke jalan buntu.
Pada tanggal 20 April, sekretaris pers Putin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskwa telah menyerahkan ke Kyiv draf dokumen perjanjian yang ditulis dengan jelas dan sedang menunggu tanggapan.
(red/tribunnews)





