Aliansi Pemuda Hunitetu Tolak Pemulangan Pengungsi Ama Ina, Persoalan Petuanan Jadi Sorotan

oleh -106 Dilihat
Perwakilan Aliansi Pemuda Hunitetu Nuduasiwa Mozes Seriholo, menegaskan bahwa pihaknya tetap menolak proses pemulangan yang dinilai tidak sejalan dengan pandangan mereka mengenai sejarah dan status wilayah Ama Ina, termasuk klaim petuanan Negeri Hunitetu, Kecamatan Inamosol.

Porostimur.com, Kairatu – Rencana pemulangan masyarakat Ama Ina kembali memantik polemik di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. Di tengah aspirasi pengungsi yang berharap pemerintah memfasilitasi kepulangan mereka ke kampung halaman, Aliansi Pemuda Hunitetu Nuduasiwa menyatakan penolakan tegas terhadap rencana tersebut.

Perwakilan Aliansi Pemuda Hunitetu Nuduasiwa Mozes Seriholo, menegaskan bahwa pihaknya tetap menolak proses pemulangan yang dinilai tidak sejalan dengan pandangan mereka mengenai sejarah dan status wilayah Ama Ina, termasuk klaim petuanan Negeri Hunitetu, Kecamatan Inamosol.

Sikap itu disampaikan Mozes dalam wawancara di Kairatu, Selasa (13/10/2026), menyusul pertemuan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dengan perwakilan Tim Koordinator Ama Ina di Kantor Gubernur Maluku pada Kamis (8/10/2026).

Baca Juga  Terungkap! Rp178 Miliar Pinjaman SMI untuk Infrastruktur Maluku, Aru dan SBT Tak Masuk Daftar

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pengungsi menyampaikan aspirasi agar pemerintah memfasilitasi kepulangan mereka ke kampung halaman sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Menanggapi aspirasi itu, Hendrik menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk instansi vertikal, untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan dalam proses pemulangan masyarakat Ama Ina.

No More Posts Available.

No more pages to load.