“Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai orang tua asuh, program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi emas,” jelasnya.
Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang menyediakan layanan daycare berstandar tinggi melalui kolaborasi pemerintah dan swasta. Program ini telah diterapkan di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon.
“Dengan adanya fasilitas ini, orang tua dapat bekerja dengan tenang karena anak-anak mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik,” tambahnya.
Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak. Program ini telah dikembangkan melalui komunitas di Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe.
“Program ini mengajak para ayah, maupun calon ayah untuk lebih aktif terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan anak, sehingga tercipta keluarga yang harmonis,” ujarnya.
Perhatian Lansia dan Digitalisasi Layanan
Keempat, Program Lansia Berdaya (SIDAYA) yang menyediakan layanan home care berbasis komunitas, layanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan, serta pemberdayaan lansia melalui Sekolah Lansia.
“Di Kota Ambon hingga tahun 2026 ini sudah terbentuk tiga sekolah lansia sebagai bagian dari program ini,” ungkap Patty.
Kelima, pengembangan Super Apps tentang keluarga yang bertujuan memudahkan akses informasi dan layanan berbasis digital bagi masyarakat.










