“Kita akan melihat bagaimana pemerintah daerah dan sekolah-sekolah menerapkan kurikulum yang ada. Apakah sudah bisa beradaptasi atau belum. Karena kita melihat masih banyak fasilitas sekolah yang belum memadai untuk mendukung penerapan kurikulum tersebut,” jelasnya.
Aspirasi Dibawa ke Tingkat Pusat
Anna menegaskan bahwa perubahan kebijakan pendidikan tidak cukup hanya pada tataran regulasi. Kesiapan sarana dan prasarana, kualitas tenaga pendidik, hingga dukungan anggaran menjadi faktor penting yang harus berjalan beriringan.
Seluruh temuan dan aspirasi yang dihimpun selama kunjungan kerja, lanjutnya, akan dibawa dalam pembahasan bersama kementerian mitra di tingkat pusat.
“Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan agar pembangunan di bidang kesejahteraan sosial, pendidikan, dan peningkatan kualitas SDM di Maluku bisa berjalan lebih optimal,” tandasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen DPD RI dalam memastikan suara daerah tidak hanya terdengar, tetapi juga terakomodasi dalam kebijakan nasional. (Leonard Manuputty)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









