Bacaan Doa Nabi Zakaria untuk Meminta Keturunan yang Saleh dan Salihah

oleh -317 views

Arab latin: Rabbi innī wahanal-‘aẓmu minnī wasyta’alar-ra’su syaibaw wa lam akum bidu’ā’ika rabbi syaqiyyā(n). Wa innī khiftul-mawāliya miw warā’ī wa kānatimra’atī ‘āqiran fahab lī mil ladunka waliyyā(n). Yariṡunī wa yariṡu min āli ya’qūba waj’alhu rabbi raḍiyyā(n).

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Tuhanku. Sesungguhnya aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu. (Seorang anak) yang akan mewarisi aku dan keluarga Ya’qub serta jadikanlah dia, wahai Tuhanku, seorang yang diridai.”

Selain itu, doa Nabi Zakaria AS juga terdapat dalam surat Ali Imran ayat 38:

Baca Juga  Prancis Samakan AS dengan Korut soal HAM, Delegasi Amerika Walk Out dari Sidang DK PBB

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ ۚ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

Arab latin: Hunālika da’ā zakariyyā rabbahū qāla rabbi hab lī mil ladunka żurriyyatan ṭayyibah(tan), innaka samī’ud-du’ā'(i).

Artinya: Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”

Makna Anak yang Baik dalam Doa Nabi Zakaria

Masih dari sumber sebelumnya, para ulama memberikan penjelasan tentang makna “anak yang baik” dalam doa Nabi Zakaria AS.

No More Posts Available.

No more pages to load.