“Dengan alokasi anggaran yang cukup besar tersebut diharapkan penanganan Stunting di Provinsi Riau tepat sasaran dengan mengoptimalkan fungsi koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas program/kegiatan lintas sektor,” kata dia.
Rahawarin menambahkan, guna efektifnya penanganan stunting di kawasan perbatasan, maka diperlukan sinergitas dan dukungan serta keterlibatan TNI dan Polri, khususnya dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dalam upaya penanganan stunting di kawasan perbatasan.
Semantara itu, jajaran Komando Resor Militer 031/Wira Bima yang diwakili oleh Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Inf Habzen Sianturi, S.I.P MM, menyambut baik audiensi dimaksud.
Kasrem berjanji akan terus berkoordinasi, serta bersinergi dengan BNPP dan Pemerintah Provinsi Riau, Kabupaten/Kota, dalam upaya penanggulangan stunting, dan menjaga perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.
Hadir dalam pelaksanaan Audiensi tersebut, Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Inf Habzen Sianturi, S.I.P MM); Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Yedi Rahmat; Kasi Operasi Letkol Inf Bapak Cecep Kurniawan S.A.P); Kasi Teritorial Letkol Inf Hipni Maulana Farhan dan Tim BNPP. (Keket)









