Bahas Penanganan Stunting di Kawasan Perbatasan, Rahawarin Gelar Audensi Dengan Korem 031/Wira Bima

oleh -173 views
Link Banner

Porostimur.com, Pekanbaru – Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan PerbatasanBadan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI Jeffry Apoly Rahawarin melakukan audiensi dengan jajaran di Komando Resor Militer 031/Wira Bima, pada hari Kamis, tanggal 23 Juni 2022, bertempat di Komando Resor Militer 031/Wira Bima, Pekanbaru, Riau, dalam rangka menyampaikan rekomendasi terkait penanganan stunting khususnya di kawasan perbatasan.

Pada kesempatan tersebut, Rahawarin menyampaikan beberapa poin penting antara lain: penjelasan terkait Tugas dan Fungsi BNPP, serta Penanganan Stunting di Kawasan Perbatasan.

Menurut Rarawarin, dari 27 kementerian/lembaga, TNI dan Polri merupakan anggota BNPP,  dan Danramil serta Kapolsek adalah sebagai penasehat pada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kecamatan.

Baca Juga  Jual Ratusan Amunisi dan Senjata ke KKB Papua, Dua Personil Polresta Ambon Ditangkap

“Untuk itu dibutuhkan dukungan, koordinasi, sinergitas dan kolaborasi yang baik antara TNI dan Polri sebagai anggota BNPP dalam upaya penurunan stunting di Kawasan Perbatasan sehingga target penurunan stunting sebagaimana tertuang dalam RPJMN sebesar 14 persen (atau 3,5% setiap tahun) di Tahun 2024 dapat tercapai,” ujarnya.

Mantan Pangkogabwilhan III itu menegaskan, dengan ditetapkannya Stunting sebagai Prioritas Nasional maka ketersediaaan anggaran untuk penanganan Stunting cukup besar, baik pada alokasi anggaran APBN maupun alokasi APBD Provinsi Riau. Alokasi APBN Tahun 2022 mencapai sebesar Rp 34.151.146.079,000,- sedangkan APBD se-Provinsi Riau Tahun 2022 sebesar Rp 1.162.910.000.000,-.

“Dengan  alokasi anggaran yang cukup besar tersebut diharapkan penanganan Stunting di Provinsi Riau tepat sasaran dengan mengoptimalkan fungsi koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas program/kegiatan lintas sektor,” kata dia.

Baca Juga  Minim Dukungan, Rusia Terpojok di PBB soal Konflik Ukraina

Rahawarin menambahkan, guna efektifnya penanganan stunting di kawasan perbatasan, maka diperlukan sinergitas dan dukungan serta keterlibatan TNI dan Polri, khususnya dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dalam upaya penanganan stunting di kawasan perbatasan.

Semantara itu, jajaran Komando Resor Militer 031/Wira Bima yang diwakili oleh Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Inf Habzen Sianturi, S.I.P MM, menyambut baik audiensi dimaksud.

Kasrem berjanji akan terus berkoordinasi, serta bersinergi dengan BNPP dan Pemerintah Provinsi Riau, Kabupaten/Kota, dalam upaya penanggulangan stunting, dan menjaga perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.

Hadir dalam pelaksanaan Audiensi tersebut, Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Inf Habzen Sianturi, S.I.P MM); Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Yedi Rahmat; Kasi Operasi Letkol Inf Bapak Cecep Kurniawan S.A.P); Kasi Teritorial Letkol Inf Hipni Maulana Farhan dan Tim BNPP. (Keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.