Porostimur.com | Ternate: Basarnas Ternate mendatangkan tim dari Basarnas pusat beserta peralatan Direction Finder (DF) alat untuk dukungan monitoring Distress Alert MV. Nur Allya di Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi, Maluku Utara, Selasa (27/08/19).
Menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata, pagi hari Tim SAR Gabungan bergerak melakukan operasi pencarian di Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi, Maluku Utara.
Tim SAR Gabungan yang turut mencari MV Nur Allya masing-masing Basarnas Ternate 13 Personil, Basarnas Pusat 2 Personil, Ditpolairud Polda Malut 2 Personil, PT Gurita Lintas Samudra 2 Personil.
Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah mengatakan, KN SAR 237 Pandudewanata yang tiba di LKP distress, di Perairan Karang-Karang Batu Anyer Kepulauan Damar, di koordinat yang telah ada,Tim Gabungan langsung melakukan deteksi Distress Signal MV. Nur Allya.
“Dengan menggunakan Direction Finder (DF) selama 1 jam dan hasilnya sinyal distress terdeteksi lemah, di sekitar lokasi tersebut juga tidak ditemukan adanya benda-benda atau tumpahan minyak yg dicurigai milik MV Nur Allya,” kata Muhamad Arafah.
Hingga petang tiba, KN SAR 237 Pandudewanata bergerak
menuju Pelabuhan Babang dikarenakan cuaca di sekitar LKP mulai memburuk. Operasi SAR hari Ke 5 ditutup sementara dengan hasil nihil, dan pencarian hari ke akan dilanjutkan pada esok hari.




