Bebek Amerika

oleh -578 views
Oleh: Ahmadie Thaha, Kolumnis

Kini, perubahan posisi itu tidak diumumkan dalam pidato kenegaraan, tidak diperdebatkan di forum publik, dan tidak diputuskan dalam referendum rakyat. Ia disisipkan di antara pasal tentang tarif dan prosedur karantina pangan.

Bayangkan seorang pegawai menandatangani kontrak kerja yang berisi klausul: ia harus memutus hubungan dengan siapa pun yang tidak disukai atasannya, termasuk yang belum disebutkan namanya. Secara hukum sah. Secara psikologis, itu bukan kemitraan. Itu penyesuaian orbit.

Pasal lain memperkuat arah keselarasan keamanan ekonomi: “…cooperate with the United States to regulate the trade in national security-sensitive technologies… align with U.S. export controls…”

Terjemahannya: bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mengatur perdagangan teknologi sensitif keamanan nasional… serta menyelaraskan dengan kontrol ekspor Amerika Serikat.

Teknologi sensitif hari ini adalah semikonduktor, kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan sistem komunikasi masa depan. Siapa yang mengontrol arus teknologi itu mengontrol masa depan industri dan pertahanan.

Baca Juga  Di Simpang Dunia

Artinya sederhana: jika dunia memasuki perang teknologi dingin, Indonesia tidak sepenuhnya berdiri di tengah lapangan. Kita diminta berdiri agak ke salah satu sisi. Yaitu sisi Amerika.

No More Posts Available.

No more pages to load.