Begini Cara Varian Delta ‘Acak-acak’ Singapura yang Sudah 80 Persen Vaksin

oleh -137 views

“Studi menunjukkan kasus Delta cenderung mengalami pneumonia dan lebih banyak kasus varian Delta membutuhkan oksigen atau ICU dan (mengakibatkan) kematian,” ucap Prof Leo.

Berdasarkan data per 25 September 2021, sebanyak 82 persen penduduk Singapura telah divaksinasi secara penuh. Prof Leo mengatakan vaksin COVID-19 dapat memberikan perlindungan yang efektif dalam mencegah virus Corona.

“Umumnya, pasien yang sudah divaksinasi lengkap memiliki gejala yang lebih ringan dan sebagian besar pulih dengan lancar, kecuali jika mereka memiliki penyakit penyerta yang membuat mereka menjadi rentan,” ujarnya.

Sayangnya, berdasarkan penelitian NCID, varian Delta dapat lolos dari antibodi dan menyebabkan infeksi pada beberapa individu yang telah divaksinasi. Meski begitu, kekebalan yang dibuat dari vaksin dapat menahan virus agar tidak bereplikasi dengan cepat.

“Mengingat semua tantangan ini, meski cakupan vaksinasi sudah lebih dari 80 persen, kami melihat kasus terobosan vaksin dan semakin banyak yang membutuhkan oksigen tambahan,” jelas Prof Leo.

Baca Juga  Andalkan Kombinasi Pemain Muda dan Senior, Wakapolres Tual Jagokan Jerman Juara Piala Dunia 2026

Prof Leo mengatakan lonjakan kasus ini mengingatkan kita semua agar tidak berpuas diri dan tidak meremehkan virus. Menurutnya, perlu lebih banyak data yang dikumpulkan untuk mempelajari virus, sehingga kita dapat bergerak dengan hati-hati dan cepat mengendalikan COVID-19.

No More Posts Available.

No more pages to load.