Porostimur.com, Amsterdam – Pemerintah Belanda kembali mengaktifkan National Heat Plan mulai Sabtu (11/7/2026) menyusul prakiraan cuaca panas yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah negara itu dalam beberapa hari ke depan.
Kebijakan tersebut merupakan sistem peringatan dan komunikasi yang dikelola Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM) guna mengantisipasi dampak suhu ekstrem terhadap kesehatan masyarakat.
Mengutip laporan lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, National Heat Plan diberlakukan di sejumlah provinsi, yakni Zeeland, Holland Selatan, Brabant Utara, Limburg, Utrecht, Gelderland, dan Overijssel, setelah suhu diperkirakan terus meningkat hingga awal pekan depan.
Berdasarkan prakiraan Koninklijk Nederlands Meteorologisch Instituut (KNMI) atau Institut Meteorologi Kerajaan Belanda, suhu udara pada akhir pekan diperkirakan mencapai sekitar 29 derajat Celsius, sebelum meningkat hingga 32 derajat Celsius pada awal pekan depan.
Ini menjadi kali kedua Belanda mengaktifkan National Heat Plan sepanjang musim panas 2026. Sebelumnya, kebijakan serupa diberlakukan pada 18–29 Juni 2026 saat gelombang panas ekstrem melanda sejumlah negara di Eropa.
Pemerintah Ingatkan Risiko Kesehatan
Selain suhu udara yang tinggi, KNMI juga memperingatkan bahwa indeks ultraviolet (UV) diperkirakan berada pada kategori sangat tinggi.




