“Nanti tim lihat dulu apakah tempatnya bisa dibuka? Nanti tim yang menilai”, katanya.
Disinggung terkait dengan kebenaran telah dilakukannya vaksinasi kepada sebagian pekerja karaoke seperti yang dilontarkan oleh Jubir Satgas Covid-19, Joy Adriaansz, Richo yang juga merupakan Kadis Parawisata ini juga membenarkan hal tersebut.
“Memang sebagian sudah divaksin, karena mengawali aturannya kan mereka para petugas memang harus divaksin. Ya, sebagian sudah sebagian belum sementara di proses data-datanya”, pungkas Hayat.
Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz juga mengatakan hal yang sama. Sebelum karaoke-karaoke keluarga itu beraktifitas, akan dilakukan pemantauan dan pengawasan terhadap lokasi-lokasi dimaksud.
“Seluruh usaha ini akan dibuka setelah satgas menilai kesiapan-kesiapan mereka dalam penerapan protokol kesehatan”, ungkapnya.
Namun, lanjut Adriaansz, apabila saat proses peninjauan kriteria tersebut tak terpenuhi maka pihaknya dengan secara tegas melarang karaoke tersebut untuk beroperasi.
“Kalau misalnya ada karaoke keluarga setelah ditinjau belum siap dalam segi penerapan protokol kesehatan, sesuai dengan yang sudah dikoordinasikan oleh dinas teknis maka otomatis kita tidak akan merekomendasikan”, tutupnya. (nicolas)









