Benarkah Ada Taliban di KPK?

oleh -125 views

Seolah-olah Jokowi adalah presiden yang tidak berdaya. Dia orang baik yang dikelilingi oleh para penjahat. Dia adalah tawanan. Jadi selama ini kita memilih tawanan? Pada 2014 lawannya pernah menuduh Jokowi hanyalah wayang (puppet). Agaknya pendukung-pendukung fanatik Jokowi yang tidak mau presidennya salah malah mengamini tuduhan itu.

Jokowi adalah Presiden Republik ini. Dia bertanggungjawab atas semua hal yang terjadi di Republik ini. Itulah sebabnya dia dimuliakan dengan segala macam. Dia tidak bisa hanya mengambil kemuliaannya saja tanpa menyelesaikan kerumitan yang terjadi di Republik ini.

Tanggungjawabnya berat. Dia harus menghadapi pejabat-pejabat yang korup; pembantu yang ABS (Asal Bapak Senang); para peniilat di setiap tikungan; para bawahan yang membangkang, para politisi yang berusaha menjebak di setiap tikungan, dan lawan-lawan politik yang berusaha menjatuhkannya.

Baca Juga  Masuk Musim Penghujan, Dinsos Maluku Imbau Warga Waspada Longsor

Itu adalah bagian dari kepresidennya. Untuk itulah dia dibekali dengan beberapa istana yang megah; dia dikawal dengan ribuan prajurit terbaik, dilayani dengan segala hal terbaik yang ada di negeri ini. Dia bahkan dibekali dengan satu pesawat khusus.

Saya teringat pada sebuah interview dengan presiden AS Barack Obama. Dia ditanya apa yang paling penting dari tugasnya sebagai presiden? Jawabnya adalah dia membuat keputusan yang menyangkut hidup orang banyak. Dia sadar sekali bahwa keputusannya tidak hanya dirasakan dinegaranya. Tapi juga di luar negeri. Namun, yang ironis adalah bahwa dia sama sekali tidak berdaulat atas keputusan-keputusan pribadinya. Dia tidak lagi menentukan apa yang dia makan. Bahkan pakaiannya pun dipilihkan orang lain. Dia tinggal memakai.