Benny Laos Minta Pemerintah Pusat Jadikan Morotai Pintu Keluar

oleh -39 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

porostimur.com | Jakarta: Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP) RI menggelar Rapat Fasilitasi dan Koordinasi tentang Pengembangan Kabupaten Pulau Morotai berbasis potensi unggulan daerah, Kamis (22/8), di Hotel The Acacia, Jakarta Pusat,

Rapat fasilitasi tersebut dengan agenda, pembahasan kebutuhan BBM nelayan untuk mendukung SKPT Morotai, pembahasan Morotai sebagai Pintu Keluar Eksport Komoditi Perikanan dan pembahasan penyelenggaraan trayek Tol Laut.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, pada kesempatan itu, memaparkan Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pulau Morotai berbasis Pengembangan Potensi Kelautan dan Perikanan.

Link Banner

Menurut Benny, Kabupaten Pulau Morotai adalah daerah yang terletak pada perbatasan yang paling dekat dengan dengan negara Palao dan Philipina.

Baca Juga  Ini Deretan Seleb yang Sempat Jadi 'Buzzer' RUU Ciptaker di Medsos

Dengan pesawat terbang, hanya butuh waktu kurang dari 50 menit untuk sampai ke Palao dan kurang lebih 1 jam bisa sampai ke Philipina.

“Kami berharap bisa membangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama lintas kementrian /LPNK dan daerah dalam pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Pulau Morotai”, ujar Benny Laos.

Bupati Pulau Morotai juga berharap pemerintah pusat, mampu memberi solusi terhadap permasalahan ketersediaan BBM dan pengangkutan komoditas kelautan dan perikanan di Kabupaten Pulau Morotai. serta dukungan rencana program dan kegiatan kementrian dalam pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.

Turut hadir pada rapat tersebut, Plt. Sekretaris BNPP RI, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP, Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Laut, Direktur Pendayagunaan Pulau Kecil, Direktur BBM BPH Migas, Direktur Teknis Kepabeanan Ditjen Bea Cukai Kementrian Keuangan dan Direktur Lalulintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Kementrian Perhubungan. (vonny)