BI Jadikan Kabupaten Malra Sebagai Tempat Pelatihan Budidaya Bawang Merah

oleh -547 views

Kepala Ohoi juga menjelaskan bahwa pemerintah desa dengan kerja keras mendorong usaha para petani agar selangkah lebih maju.

“Oleh sebab itu kami patut berterima kasih kepada yang pertama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara yang kedua Pemerintah Provinsi Maluku dan yang ketiga pemerintah pusat lalu dari pihak Bank Indonesia serta berbagai pihak yang telah bekerja keras bersama dengan kami dalam pembangunan usaha tani khususnya budidaya bawang,” tukasnya.

Ditambahkan, dalam rangka mendukung program nasional dengan mengurangi angka inflasi, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan bawang merah sebagai ikon untuk menjaga nilai inflasi dan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang melalui pengembangan usaha bawang dan interpelasi.

Baca Juga  KPK Dalami Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Pada saat yang sama Bupati Malra M. Thaher Hanubun dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Malra Ir.Petrus Beruatwarin mengatakan, dengan konstribusi dari pemerintahan daerah berbagai pihak pendukung dan pengembangan klaster pangan sebagai dukungan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) diharapankan nilai inflasi di Kabupaten Maluku Tenggara bisa menurun.

“Berkaitan dengan penggunaan produk dalam negeri untuk mengurangi angka kemiskinan, angka kemiskinan disini lumayan tinggi karena terkendala oleh transportasi yang membuat kita sulit untuk mengekspor hasil pertanian ke daerah lain,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.