Porostimur.com | Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang berada di delapan wilayah sesar aktif yang berpotensi gempa pada bulan Februari 2020.
“Persebaran dari kegempaan pada bulan Januari hingga bulan Februasi, kita melihat ada delapan kluster yang aktif yang berpotensi gempa,” ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam Konferensi Pers Tim Intelenjen Bencana bulan Januari 2020 di Ruang Serbaguna Dr Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Delapan wilayah sesar aktif itu diantaranya di Nias, Bengkulu hingga Selat Sunda, Jawa Barat kemudian ada Bali, Lombok, Sumba, Laut Banda, kemudian Tolitoli di Gorontalo, Ambon di Seram, Laut Maluku dan Mamberamo.
Daryono menegaskan, di wilayah-wilayah tersebut aktivitas kegempaan pada bulan Februari perlu diwaspadai. Pasalnya, jika ada gempa besar di salah satu klaster maka akan terjadi gempa di klaster yang lain.
“Aktivitas gempa di klaster tersebut perlu diwaspadai, karena aktivitas gempa akan berakhir menjadi gempa susulan di klaster lain ketika terjadi gempa besar. Zona potensi gempa yang paling kita waspadai adalah di 8 klaster itu untuk bulan depan,” jelasnya.




