Selain Bolsonaro yang menjadi kandidat petahana dan Lula yang bukan kandidat baru karena dia pernah menjabat sebagai mantan Presiden Brasil, beberapa capres lainnya juga mencalonkan diri dalam pilpres, namun tertinggal jauh perolehan suaranya di belakang kedua capres utama.
“Kami tidak menginginkan lebih banyak perselisihan, kami menginginkan sebuah negara yang hidup dalam damai. Ini merupakan pemilu paling penting. Saya sangat senang,” ucap Lula kepada wartawan setempat, setelah menggunakan hak suara bersama istrinya, Rosangela da Silva di Sao Paulo.
Sementara Bolsonaro menggunakan ak suaranya di sebuah fasilitas militer di Rio de Janeiro. Dia menuturkan kepada wartawan bahwa dirinya telah mengunjungi setiap negara bagian di Brasil selama 45 hari berkampanye.
“Harapannya adalah kemenangan hari ini,” cetusnya. “Pemilu bersih, tidak ada masalah sama sekali,” imbuh Bolsonaro.
Selain untuk memilih Presiden baru, pemungutan suara juga dilakukan untuk memilih gubernur negara bagian, senator, kepala wilayah federal dan negara bagian untuk 26 negara bagian dan distrik federal di Brasil.
(red/detikcom/CNN)




