Selain itu, pemerintah juga mendorong legalisasi dan pembinaan sumur minyak rakyat sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat kecil.
“Negara tidak boleh hanya melarang. Negara harus hadir, memberi kepastian hukum, pembinaan, dan perlindungan,” ujarnya.
Peran Strategis Kader HMI
Umar menekankan bahwa kader HMI memiliki tanggung jawab besar dalam menjawab tantangan zaman, terutama menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyebut, kader HMI harus tampil sebagai penjaga integritas, penggerak kemandirian, penghubung antara umat dan negara, serta pemimpin transformasi di berbagai sektor strategis.
“Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Yang kita butuhkan adalah orang yang berintegritas,” katanya.
Menurutnya, masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh masa lalu, melainkan oleh kualitas generasi muda hari ini.
Menuju Indonesia Emas 2045
Menutup sambutannya, Umar mengajak seluruh kader HMI untuk mengambil peran dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Ia menegaskan bahwa perjuangan generasi saat ini bukan lagi mempertahankan kemerdekaan politik, tetapi mewujudkan kemerdekaan ekonomi dan energi.
“Jika generasi pendiri memperjuangkan kemerdekaan politik, maka tugas kita hari ini adalah memperjuangkan kemerdekaan ekonomi dan energi,” pungkasnya.












