Bulog Maluku Serap 3,9 Ton Gabah di Pulau Buru

oleh -17 Dilihat

Porostimur.com, Ambon – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara berhasil menyerap 3.944 kilogram atau 3,9 ton gabah kering panen (GKP) dari petani di Pulau Buru. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.

Pemimpin Wilayah Bulog Maluku dan Malut Rudi Senawi Tahir, menegaskan bahwa penyerapan gabah ini menunjukkan dukungan nyata Bulog terhadap petani lokal di Pulau Buru.

“Pulau Buru adalah salah satu lumbung pangan strategis di Maluku yang harus terus diperhatikan agar petani memperoleh kepastian pasar,” ujarnya.

Bulog berencana memperluas penyerapan gabah di sentra produksi lain di Maluku. Menurut Rudi, program ini juga diharapkan memacu semangat petani untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dasar Penugasan dan Harga Beli Gabah

Penyerapan gabah ini merupakan bagian dari penugasan resmi Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog, sebagaimana tertuang dalam surat nomor 257/TS.03.03/K/9/2025 pada 18 September 2025. Mandat tersebut menugaskan Bulog melaksanakan pengadaan gabah dan beras pada Semester II Tahun 2025.

Baca Juga  Kantor Pertanahan Malteng Ikuti Sosialisasi RTRW Provinsi Maluku 2025–2044

Direktur Pengadaan Bulog Prihasto Setyanto, menjelaskan, Bulog siap membeli GKP dengan harga Rp6.500 per kilogram, baik melalui mekanisme Cadangan Beras Pemerintah (CBP) maupun secara komersial.

No More Posts Available.

No more pages to load.