Bupati Halsel Usman Sidik Tolak Penghapusan Honorer

oleh -242 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik dengan tegas menyampaikan penolakan terhadap rencana penghentian honorer oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Aparatur Sipil Negera. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Usman Sidik di hadapan ratusan kepala daerah yang mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (APKASI) tahun 2022 dan rangkaian kegiatan HUT Apkasi Ke-22.

HUT Apkasi ke 22 itu dibuka oleh Menteri Dalam Negeri dan dilanjutkan dengan dialog bersama para narasumber yang terdiri dari: Staf Ahli Menteri PAN RB Bidang Politik Dan Hukum Dr. Drs. M. Imanudin; Kepala LKPP H. Abdullah Azwar Anas, M.Si dan Sesditjen Mineral dan Batubara kementerian ESDM Iman Kristian Sinulingga.

Baca Juga  Polres SBB Gelar Apel Operasi Pekat

Di hadapan sejumlah menteri itu juga Bupati Usman Sidik tegas menyampaikan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kemenpan-RB untuk memberhentikan tenaga honorer itu harus dipikirkan solusinya.

“Makanya dalam forum ini saya minta kepada pengurus APKASI untuk membahas seluruh permasalahan yang terjadi di masing-masing daerah secara tuntas,” ujar Usman Sidik.

Politisi PKB ini mengatakan, hasil pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV ini harus disampaikan kepada presiden atau menteri terkait. Sebab, masalah ini cukup serius dan dampak atau masalah nanti dirasakan langsung oleh kepala daerah bukan pemerintah pusat.

“Saya contohkan di Kabupaten Halmahera Selatan adalah daerah penghasil tetapi pengangguran semakin banyak karena TKA jauh lebih banyak dari pada tenaga kerja lokal. Dan kalau kebijakan penghentian tenaga honorer ini dipaksakan dan tidak punya solusi maka akan jadi masalah yang lebih besar. Jadi, saya sebagai Bupati Halmahera Selatan menolak pemberhentian honorer di Kabupaten Halmahera Selatan. Apapun resiko dan sanksi yang diberikan oleh pemerintah pusat saya sudah siap,” kata Usman Sidik. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.